Pernahkah Anda merasa sudah memiliki segalanya—pekerjaan mapan, fasilitas lengkap, dan keluarga—tapi hati tetap merasa kosong? Atau mungkin Anda sedang merasa lelah dengan hiruk-pikuk dunia yang seolah menuntut kita untuk selalu tampil sempurna dan sukses? Jika iya, Anda tidak sendirian. Di era media sosial ini, "penyakit" hati seperti cemas, iri, dan rasa tidak puas menjadi makanan sehari-hari. Nah, ini ada sebuah buku yang sangat menyejukkan berjudul "Ayat-Ayat Kebahagiaan: Tuntunan Psikologi-Qurani untuk Hidup Lebih Tenteram dan Bermakna" karya Dr. Didi Junaedi. Buku ini bukan sekadar buku agama biasa. Ia adalah jembatan antara spiritualitas dan kesehatan mental. Mari kita bedah mengapa buku ini wajib masuk dalam daftar bacaan Anda tahun ini! Memahami Konsep Kebahagiaan yang "Salah Kaprah" Seringkali kita menganggap bahagia itu adalah saat kita mendapatkan apa yang kita inginkan. Padahal, Dr. Didi Junaedi dalam buku ini menekankan bahwa kebahagiaan se...