5 Wanita Inspiratif Indonesia yang Hobi Baca Buku


Pernah mendengar pepatah bahwa "Buku adalah jendela dunia"? Bagi sebagian orang, membaca mungkin hanya sekadar hobi pengisi waktu luang. Namun, bagi deretan wanita hebat di Indonesia ini, buku adalah "bahan bakar" utama di balik kesuksesan, kebijakan, dan pengaruh besar mereka di tanah air.

Di tengah kesibukan yang luar biasa, para tokoh wanita ini membuktikan bahwa literasi bukan sekadar gaya hidup, melainkan fondasi karakter. Yuk, kita intip siapa saja tokoh wanita inspiratif Indonesia yang dikenal sebagai kutu buku!

1. Najwa Shihab: Literasi sebagai Senjata Utama

Siapa yang tidak kenal sosok "Mbak Nana"? Jurnalis senior ini bukan hanya sekadar pembaca, ia adalah Duta Baca Indonesia. Bagi Najwa, membaca adalah cara untuk melatih empati dan ketajaman berpikir.

Dalam berbagai kesempatan, Najwa sering menekankan bahwa rendahnya minat baca di Indonesia bukanlah karena malas, melainkan kurangnya akses. Ia sering terlihat mengunggah rekomendasi buku, mulai dari sastra klasik hingga isu politik terkini. Koleksi bukunya mencerminkan kedalaman pemikirannya saat melontarkan pertanyaan tajam kepada para politisi.

2. Sri Mulyani Indrawati: Membaca untuk Menjaga Kewarasan

Mantan Menteri Keuangan kita yang prestisius ini sering kedapatan membawa buku di sela-sela rapat internasional atau saat perjalanan dinas yang padat. Sri Mulyani pernah mengungkapkan bahwa membaca buku adalah caranya untuk tetap "waras" dan menjaga fokus di tengah beban kerja yang masif.

Ia tidak hanya membaca literasi ekonomi. Sri Mulyani menyukai biografi tokoh dunia dan buku sejarah. Baginya, belajar dari pengalaman orang lain melalui buku adalah cara tercepat untuk memahami kompleksitas masalah dunia.

3. Dian Sastrowardoyo: Suka Filsafat dan Sastra

Aktris berbakat ini adalah definisi nyata dari beauty with brains. Dian Sastrowardoyo dikenal sangat vokal mengenai pentingnya pendidikan bagi perempuan. Kegemarannya membaca buku filsafat—yang bagi sebagian orang dianggap berat—menjadi bukti bahwa ia selalu haus akan ilmu pengetahuan.

Dian sering membagikan momen membaca bukunya di media sosial, bahkan ia memiliki klub buku atau sering berdiskusi tentang literasi. Ia percaya bahwa perempuan yang banyak membaca akan memiliki pendirian yang teguh dan tidak mudah dimanipulasi.

4. Maudy Ayunda: Belajar Adalah Gaya Hidup

Maudy Ayunda mungkin adalah ikon literasi bagi generasi Z dan Milenial. Lulusan Oxford dan Stanford ini sejak kecil memang dikenal hobi membaca. Maudy pernah bercerita bahwa salah satu hadiah terbaik yang bisa ia terima adalah buku.

Maudy memiliki kanal YouTube yang sering mengulas isi buku (Bookish Days), di mana ia merangkum poin-poin penting dari buku non-fiksi yang ia baca. Ia membuktikan bahwa menjadi populer bukan berarti berhenti belajar; justru dengan membacalah ia terus relevan dan inspiratif.

5. Butet Manurung: Membaca untuk Memberdayakan

Perintis Sokola Rimba ini menggunakan literasi sebagai alat perjuangan. Bagi Butet, membaca bukan hanya tentang mengeja huruf, tapi tentang memahami hak-hak sebagai manusia. Kegemarannya membaca buku antropologi dan sosial membawanya masuk jauh ke dalam hutan untuk mengajar masyarakat adat. Ia adalah bukti nyata bahwa buku bisa menggerakkan seseorang untuk melakukan perubahan sosial yang nyata.

Mengapa Kita Harus Mengikuti Jejak Mereka?

Melihat deretan tokoh di atas, ada satu benang merah yang bisa kita tarik: Membaca mengubah cara pandang.

 * Meningkatkan Empati: Dengan membaca, kita bisa merasakan hidup sebagai orang lain dengan latar belakang yang berbeda.

 * Ketajaman Analisis: Membaca melatih otak untuk menghubungkan satu informasi dengan informasi lainnya.

 * Kemandirian Berpikir: Orang yang banyak membaca tidak akan menelan informasi mentah-mentah.

Dunia mungkin sibuk, tapi meluangkan waktu 15–30 menit sehari untuk membaca buku bisa membuat perbedaan besar dalam hidupmu sepuluh tahun dari sekarang. Seperti kata Najwa Shihab, "Cuma perlu satu buku untuk jatuh cinta pada membaca. Cari buku itu, mari jatuh cinta."

Jadi, buku apa yang sedang kamu baca minggu ini?

#TokohWanitaIndonesia #WanitaInspiratif #HobiBaca #LiterasiIndonesia #NajwaShihab #MaudyAyunda #SriMulyani #DianSastro #ButetManurung #BudayaMembaca #BookstagramIndonesia #PerempuanCerdas



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menemukan Kedamaian di Balik Kata: Ulasan Mendalam Buku "Fihi Ma Fihi" Karya Jalaluddin Rumi

Kisah Para Ulama Terdahulu Mengelola Waktu

Menemukan Ketenangan Batin dengan Menyelami Nasihat 4 Tokoh Sufi Besar dalam Satu Buku